Nama / Judul Jenis Ketua Bidang Tim Inovator Semester Tahun Ajaran Deskripsi Bukti Katsinov Status Valid Catatan Valid
SAKU (Sistem Analisis Kelayakan Usaha) BUMDes Berbasis Android produk_inovasi Dr. Ni Kadek Sinarwati, S.E., M.Si., Ak. Ekonomi Dr. Ni Kadek Sinarwati, S.E., M.Si., Ak., Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si., Ak., Dr. Ni Ketut Kertiasih, S.Si., M.Pd. Ganjil 2024/2025 Inovasi ini adalah aplikasi dengan nama SAKU (Sistem Analisis Kelayakan Usaha) BUMDes Berbasis Android. Aplikasi ini membantu pengelola BUMDes menyusun analisis kelayakan usaha sebelum memutuskan usaha rancangan usaha dijalankan atau tidak tidak valid Kegiatan dilakukan tahun 2023
MODEL ADOPSI CIRCULAR ECONOMY BAGI KINERJA BERKELANJUTAN UMKM DI PROVINSI BALI. produk_inovasi Prof. Dr. Gede Adi Yuniarta, S.E., Ak., M.Si. Ekonomi Prof. Dr. Gede Adi Yuniarta, S.E., Ak., M.Si., Prof. Dr. I Gusti Ayu Purnamawati, S.E., M.Si., Ak. Ganjil 2024/2025 Model ini menggambarkan adopsi ekonomi sirkular, dukungan pendanaan pemerintah melalui anggaran, inovasi usaha, menuju pada net zero waste dan kinerja berkelanjutan UMKM di Provinsi Bali. Model Dukungan Sirkular berfokus pada manajemen dan koordinasi jaringan nilai dan sumberdaya yang bersifat sirkular, dan mengoptimalkan insentif dan kegiatan pendukung lainnya dalam jejaring tersebut. Model ini juga mencakup pengembangan dan penyebaran teknologi yang memungkinkan untuk mendukung, memungkinkan dan memfasilitasi model bisnis lainnya. Risiko dan peluang pembiayaannya, dengan begitu, akan sangat tergantung dari model bisnis ekonomi sirkular yang didukung dan difasilitasinya. tidak valid Katsinov 1 sehingga masih berupa konsep
MODEL OPTIMALISASI SUMBER DAYA ECOWISATA DAN BUMDES UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN CROSS-CUTTING ENTREPRENEURS produk_inovasi Prof. Dr. I Gusti Ayu Purnamawati, S.E., M.Si., Ak. Ekonomi Prof. Dr. I Gusti Ayu Purnamawati, S.E., M.Si., Ak., Prof. Dr. Gede Adi Yuniarta, S.E., Ak., M.Si. Ganjil 2024/2025 Model Optimalisasi Sumber Daya Ecowisata Dan Bumdes Untuk Mendukung Pertumbuhan Cross-Cutting Entrepreneurs dijabarkan dalam bentuk peta jalan dalam penyelenggaraan Cross-cutting entrepreneurs dan kinerja sebagai salah satu langkah meruntuhkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi. Begitu pula dengan kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah untuk mendukung pertumbuhan wirausaha lintas sektor. tidak valid Katsinov 1 sehingga masih berupa konsep
MODEL PENINGKATAN VALLUE ADDED PADA SENTRA KERAJINAN TENUN IKAT ENDEK produk_inovasi Prof. Dr. I Gusti Ayu Purnamawati, S.E., M.Si., Ak. Ekonomi Prof. Dr. I Gusti Ayu Purnamawati, S.E., M.Si., Ak. Ganjil 2024/2025 Model Peningkatan Value Added pada Sentra Kerajinan Tenun Ikat Endek ini merupakan sebuah inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah pada produk tenun ikat Endek yang merupakan warisan budaya Bali. Value added atau nilai tambah yang dimaksud adalah suatu konsep ekonomi yang menunjukkan bagaimana produk atau layanan dapat ditingkatkan nilainya baik melalui inovasi, kualitas, desain, atau proses produksi yang lebih efisien. Dalam hal ini, model peningkatan value added ini mencakup strategi-strategi yang melibatkan berbagai aspek, termasuk desain, produksi, pemasaran, dan branding, untuk menghasilkan produk tenun ikat Endek yang lebih bernilai dan kompetitif di pasar global. tidak valid Katsinov 1 sehingga masih berupa konsep
MODEL KOLABORATIF DALAM MENGATASI OVERTOURISM UNTUK KEADILAN EKONOMI produk_inovasi Prof. Dr. I Gusti Ayu Purnamawati, S.E., M.Si., Ak. Ekonomi Prof. Dr. I Gusti Ayu Purnamawati, S.E., M.Si., Ak., Prof. Dr. Gede Adi Yuniarta, S.E., Ak., M.Si. Ganjil 2024/2025 Model pendekatan multifaset untuk mengatasi dampak overtourism terhadap keberlanjutan pariwisata, lingkungan Bali, integritas sosial-budaya, penghidupan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Pertama, regulasi dan kebijakan pemerintah harus diperkuat untuk meningkatkan keberlanjutan proyek-proyek pembangunan terkait pariwisata. Ini dapat meliputi penerapan tindakan yang ketat untuk melindungi lahan pertanian, mempromosikan pengelolaan sampah yang berkelanjutan, dan memberikan edukasi kepada bisnis dan wisatawan mengenai praktik ramah lingkungan. Kedua, mendorong investasi pada infrastruktur publik yang memberikan manfaat langsung bagi penduduk lokal. Ini termasuk meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas publik yang esensial, seperti layanan kesehatan, pendidikan, dan transportasi, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas hidup penduduk di pulau tersebut. Ketiga, memfasilitasi kerja sama antara komunitas lokal, bisnis, dan wisatawan dapat mendukung pengembangan inisiatif pariwisata yang berkelanjutan. Misalnya, perusahaan yang dimiliki oleh masyarakat atau koperasi dapat didirikan, yang menawarkan pengalaman budaya otentik sambil juga memastikan bahwa hasil dari pariwisata memberikan manfaat bagi penduduk lokal. tidak valid Katsinov 1 sehingga masih berupa konsep