Desa Tianyar Barat merupakan salah satu desa prioritas pengembangan desa wisata di Kabupaten Karangasem. Pengembangan desa wisata tersebut dapat terwujud dengan melakukan inventarisasi potensi desa melalui pemetaan partisipatif secara digital. Pemetaan potensi desa merupakan langkah awal dalam pengembangan dan pembangunan desa. Potensi Desa Tianyar Barat yang menjadi unggulan dan menjadi prioritas untuk dikembangkan adalah ; 1. Perkebunan Kelapa, 2. Perkebunan Lontar, 3. Perkebunan Cabai, 4. Perkebunan Jambu Mete, 5. Perkebunan Bunga Rosela, 6. Perkebunan Mannga, 7. Industri Teh Bunga Rosela, 8. Industri Garam, 9. Sumberdaya Perikanan, 10. Industri Gula Aren. Lokasi potensi desa tersebut, divisualisasikan dalam bentuk Peta Potensi Desa Tianyar Barat.
tidak valid
Tahun tidak sesuai kriteria
Peta Potensi Wisata Desa Sambangan Tahun 2020
produk_inovasi
I Putu Ananda Citra, S.Pd. M.Sc.
Geografi
I Putu Ananda Citra, S.Pd. M.Sc.
Genap
2023/2024
Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada. Desa Sambangan merupakan salah satu desa prioritas pengembangan desa wisata di Kabupaten Buleleng dan menjadi Desa Binaan Universitas Pendidikan Ganesha sebagai salah satu langkah mempercepat pengembangan wilayah di Kabupaten Buleleng. Pengembangan desa wisata tersebut dapat terwujud dengan melakukan inventarisasi potensi wisata melalui pemetaan partisipatif secara digital, mengingat keterbatasan informasi profil desa yang ada saat ini di Desa Sambangan. Adapun yang menjadi potensi wisata di Desa Sambangan yaitu; 1. Air Terjun Tembok Barak, 2. Air Terjun Pucuk, 3. Air Terjun Kembar, 4. Air Terjun Aling-Aling, 5. Air Terjun Canging, 6. Air Terjun Dedari, 7. Air Terjun Dedadi, dan 8. Air Terjun Kroya. Terdapat juga fasilitas penerimaan dan akomodasi wisata seperti pusat inforasi wisata desa, pos keamanan, restoran dan spa.
tidak valid
Tahun tidak sesuai kriteria
Peta Potensi Sumberdaya Pesisir di Kecamatan Tejakula Tahun 2019
produk_inovasi
I Putu Ananda Citra, S.Pd. M.Sc.
Geografi
I Putu Ananda Citra, S.Pd. M.Sc.
Ganjil
2024/2025
Kabupaten Buleleng merupakan wilayah pesisir, ini dibuktikan dengan memiliki pantai terpanjang diantara kabupaten lain di Bali, namum perkembangannya masih belum optimal jika dibandingkan dengan Pantai di Bali Selatan. Pemetaan potensi sumberdaya pesisir sangat penting untuk pengelolaan sumberdaya pesisir lebih optimal. Kecamatan Tejakula memiliki 9 dari 10 desa pesisir, yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan potensi sumber daya hayati tertinggi dalam bentuk sumber daya ikan, terumbu karang, dan penyu, sumber daya non hayati berupa tambak garam, sumber daya buatan berupa perahu dan jasa lingkungan dalam bentuk wisata bahari meliputi (atraksi lumba-lumba, snorkeling, dan menyelam). Kedua, variasi potensi sumber daya pesisir di Kecamatan Tejakula dikelompokkan menjadi tiga. Variasi tinggi di Desa Tejakula karena sumber daya pesisir telah dikelola sepenuhnya, terutama pemanfaatan potensi wisata, variasi sedang di Desa Bondalem, Desa Les dan Desa Penuktukan karena sumber daya pesisir masih dalam pengelolaan seperti pengembangan potensi wisata, dan variasi rendah terdapat di Desa Tembok, Desa Sambirenteng, Desa Julah, Desa Sambiran dan Pacung karena belum mengembangkan potensi wisata dan hanya mengembangkan sumber daya perikanan.
tidak valid
Tahun tidak sesuai kriteria
Peta Potensi Sumberdaya Pesisir di Desa Pemuteran Tahun 2020
produk_inovasi
I Putu Ananda Citra, S.Pd. M.Sc.
Geografi
I Putu Ananda Citra, S.Pd. M.Sc.
Ganjil
2024/2025
Potensi Sumberdaya Pesisir seperti terumbu karang yang sedang dikembangkan oleh salah satu desa di Kecamatan Gerokgak yaitu Desa Pemuteran. Potensi Terumbu karang merupakan sebagai pemicu atau batu loncatan untuk dapat mengembangkan wilayah pesisir di Desa Pemuteran sebagai Desa Wisata. Pentingnya mengidentifikasi potensi yang lain dan merumuskan strategi pengembangannya, merupakan hal yang mendesak untuk dilakukan. Potensi sumberdaya pesisir dikelompokkan menjadi empat yang tersebar disepanjang pesisir Desa Pemuteran. Sumberdaya hayati (terumbu karang, dan ikan), sumberdya buatan (pembuatan garam pyramid), sumberdaya buatan (perahu, penyewaan alat selam), dan sumberdaya jasa lingkungan (aktivitas pembuatan dan pemasangan media terumbu karang/ biorock, kegiatan diving dan snorkeling).
tidak valid
Tahun tidak sesuai kriteria
Peta Kerapatan Vegetasi Kabupaten Banyuwangi Tahun 2023
produk_inovasi
Made Dwipayana, S.Pd., M.Sc.
Geografi
Made Dwipayana, S.Pd., M.Sc., I Gede Putu Eka Suryana, S.Pd., M.Sc., I Putu Ananda Citra, S.Pd. M.Sc.
Ganjil
2024/2025
Peta kerapatan vegetasi ini untuk menunjukkan objek vegetasi yang masih ada di Kabupaten Banyuwangi, yang bertujuan untuk memberikan rekomendasi kepata pemerintah kabupaten untuk perencanaan penggunaan lahan kedepannya.
tidak valid
Tidak ada katsinov
Peta Suhu Permukaan Lahan (Land Surface Temperature) Kabupaten Banyuwangi 2023
produk_inovasi
Made Dwipayana, S.Pd., M.Sc.
Geografi
Made Dwipayana, S.Pd., M.Sc., I Gede Putu Eka Suryana, S.Pd., M.Sc.
Ganjil
2024/2025
Peta suhu permukaan lahan membantu mengidentifikasi pola perubahan suhu di suatu wilayah dari waktu ke waktu. Dengan data ini, para peneliti dapat memantau tren pemanasan global dan menganalisis dampaknya terhadap berbagai ekosistem.
tidak valid
Tidak ada katsinov
Peta Daerah Rawan Kekeringan Kabupaten Banyuwangi Tahu 2023
produk_inovasi
Made Dwipayana, S.Pd., M.Sc.
Geografi
Made Dwipayana, S.Pd., M.Sc., I Gede Putu Eka Suryana, S.Pd., M.Sc.
Ganjil
2024/2025
Peta kerentanan kekeringan adalah representasi visual yang menggambarkan wilayah yang rentan terhadap kekeringan berdasarkan berbagai faktor. Peta ini digunakan untuk memahami seberapa besar kemungkinan suatu daerah mengalami kekeringan serta dampaknya terhadap lingkungan, masyarakat, dan sektor ekonomi seperti pertanian dan sumber daya air.
tidak valid
Tidak ada katsinov
Surat Keterangan Uji Sampel No. 01-XI/Lab Kimfis-Anal/2024
produk_inovasi
Dr. Ni Ketut Sari Adnyani, S.Pd., M.Hum.
Hukum Publik
Dr. Ni Ketut Sari Adnyani, S.Pd., M.Hum., Dr. Ni Made Wiratini, S.Pd., M.Sc., Dr. I Made Agus Wirawan, S.Kom., M.Cs.
Ganjil
2024/2025
Parameter Uji: Kadar NaCl (%); Metode: titrasi argentometri cara mohr Hasil Uji: (1) sebelum dimurnikan 85; dan (2) setelah dimurnikan menjadi 95,5. Menurut SNI
3556:2016: minimal 94.
tidak valid
Bukti dukung tidak sesuai & tidak ada katsinov
Surat Keterangan Uji Sampel No. 01-XI/Lab Kimfis-Anal/2024
Parameter Uji: Yodium sebagai KIO3 (mg/Kg); Metode: titrasi yodometrii; Menurut
SNI 3556:2016: minimal 30.
produk_inovasi
Dr. Ni Ketut Sari Adnyani, S.Pd., M.Hum.
Hukum Publik
Dr. Ni Ketut Sari Adnyani, S.Pd., M.Hum., Dr. Ni Made Wiratini, S.Pd., M.Sc., Dr. I Made Agus Wirawan, S.Kom., M.Cs.
Ganjil
2024/2025
Sudah terlaksana
tidak valid
Bukti dukung tidak sesuai & tidak ada katsinov
Dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Jembrana Tahun 2025-2029
produk_inovasi
I Wayan Krisna Eka Putra, S.Pd., M.Eng.
Manajemen Bencana
I Wayan Krisna Eka Putra, S.Pd., M.Eng., Dr. I Putu Sriartha, M.S.
Ganjil
2024/2025
Dokumen Kajian Risiko Bencana merupakan dokumen SPMI yang harus dimiliki oleh setiap pemerintah daerah dalam rangka melaksanakan penanggulangan bencana
tidak valid
Katsinov 1 sehingga masih berupa konsep
Dokumen Rencana Kotingensi Gempa Bumi
produk_inovasi
I Wayan Krisna Eka Putra, S.Pd., M.Eng.
Manajemen Bencana
I Wayan Krisna Eka Putra, S.Pd., M.Eng., Dr. I Putu Sriartha, M.S., I Gede Putu Eka Suryana, S.Pd., M.Sc.
Ganjil
2024/2025
Dokumen Rencana Kontingensi Gempa Bumi adalah sebuah produk inovasi yang menjadi rujukan setiap pemerintah daerah dalam menghadapi situasi darurat bencana khususnya bencana gempa bumi
tidak valid
Katsinov 1 sehingga masih berupa konsep
Naskah Akademik dan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Buleleng Tahun 2025-2045
produk_inovasi
Dr. Made Sugi Hartono, S.H., M.H.
Hukum dan Kepariwisataan
Dr. Made Sugi Hartono, S.H., M.H., Dr. I Nengah Suastika, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., I Putu Ananda Citra, S.Pd. M.Sc., Dr. Ketut Sedana Arta, S.Pd., M.Pd., Anak Agun
Ganjil
2024/2025
Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Buleleng merupakan dokumen penting dalam pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Buleleng. Dokumen ini disusun dalam atas dasar kajian akademik, berangkat dari kenyataan empiris yang kemudian dirumuskan dalam bentuk isu-isu strategis. Berikutnya, ditetapkan visi, misi, tujuan, dan sasaran yang dikemas dalam bentuk perencanaan program-program. Pelaksanaan dari program ini tidak hanya menjadi tanggungjawab Dinas Pariwisata saja, akan tetapi menjadi tanggung jawab bersama berbagai OPD terkait, pada bidang dan kewenanngannya masing-masing.